MINERAL LIAT

SIFAT DAN KARAKTERISTIK MINERAL LIAT

a. Mineral liat tipe 1 : 1

  • Terdiri dari 1 lapisan oktahedral dan 1 lapisan tetrahedralkaolinit1oktahedraltetrahedral
  • Muatan negatif tanah berasal dari hidrolisis H pada pada patahan pinggiran Kristal
  • Tidak terjadi subtitusi isomorfik
  • Kapasitas tukar kation (KTK) rendah karena jumlah muatan negatif yang sedikitmineral-1-11
  • Muatan tergantung dari pH tanah, artinya muatan tanah yang terbentuk dari mineral 1 : 1 biasanya berubah ubah karena perubahan pH. Pada pH tanah yang sangat rendah tanah biasanya bermuatan positif (+), sedangkan jika pH tanah tinggi tanah akan lebih banyak bermuatan negatif (-).
  • Lapisan antar lapisan didominasi oleh ikatan Hydrogen (H bonding) yang menyebabkan jumlah muatan tanah menjadi rendah dan ikatan antar lapisan yang sangat kuat.
  • Luas permukaan mineral tipe 1 : 1 pada umunya kecil karena tidak mempunyai ruang antar misel.
  • Pada umumnya mineral liat tipe 1 : 1 terdapat pada tanah dengan perkembangan yang sudah lanjut atau tanah tua (Ultisol/PMK).
  • Contoh mineral liat tipe 1 : 1 : Kaolinit, Neotrite, Ariezoite, dll

b. Mineral liat tipe 2 : 1

  • Terdiri dari 1 lapis Al-Oktahedral dan 2 Si-Tetrahedaral
  • Memiliki muatan permanen, yang artinya muatan pada jenis mineral ini tidak tergantung oleh pH.vermikulit
  • Sumber muatan pada umumnya berasal dari substitusi isomorfik yang terjadi secara intensif baik pada lapisan oktahedral maupaun lapisan tetrahedral, dengan mengganti unsur yang memiliki muatan yang lebih tinggi dengan unsur yang memiliki muatan yang lebih rendah.
  • Mempunyai nilai KTK yang cukup tinggi karena muatan pada mineral ini terdapat dalam jumlah yang cukup banyak
  • Ruang antar misel pada umunya terikat oleh ikatran kovalen sehingga mudah memasukkan ion kedalam ruang ini.
  • Mudah mengerut dan mengembang akibat ikatan kovalen yang terjadi pada lapisan antar misel sehingga air dapat mudah masuk kedalam ruangmineral-2-1 ini, selain itu juga mengakibatkan daya pegang air yang cukup besar.
  • Memiliki luas permukaan yang lebih luas jika dibandingkan dengan mineral liat tipe 1 : 1
  • Pada umumnya ditemui pada daerah dengan curah hujan yang rendah.
  • Contoh mineral liat tipe 2 : 1, Monmorilonit, Vermikulit, Mika, dll

a. Mineral liat tipe 2 : 2 ( 2 : 1 : 1)

  • Mineral tetraformik yang terdiri dari 1 lapisan tertrahedral, 1 lapisan oktahedral, 1 lapisan tetrahedral dan 1 lapisan oktahedral.
  • Pada lapisan oktahedral disi oleh Mg dan Al
  • Pada mineral ini tidak dijumpai muatan negatif karena seluruh permukaan mineral sudah diisi oleh oleh Mgchlorit
  • Pada beberapa minral tipe 2 : 2 mempunyai kelebihan muatan positif (+) sehingga kapasitas tukar anion (KTA) menjadi tinggi
  • Mineral ini hanya ditemukan pada batuan shale, atau serpihan batu.
  • Contoh mineral tipe 2 : 2, Chlorite

mineral-2-2

Satu Tanggapan

  1. artikel yang cukup bagus,maksih ats informasinya,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: